Harga Emas Antam Naik Tipis, Emas Dunia Menyusut

JAKARTA – Harga jual dan buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini naik tipis di tengah penyusutan harga emas dunia saat investor menanti hasil pertemuan The Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS). Selain itu penguatan USD dan ekuitas jadi sentimen negatif untuk pergerakan emas global.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Rabu (27/7/2016) harga jual emas di Gedung Antam membaik menjadi Rp611.000/gram dari posisi kemarin Rp610.000/gram. Hal yang sama juga terjadi pada harga buyback emas Antam yang naik tipis di level Rp551.000/gram dibandingkan sebelumnya Rp550.000/gram.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.182.000, dengan harga per gram Rp591.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.755.000 dengan harga per gram Rp585.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.328.000 dengan harga per gram Rp582.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.910.000 dengan harga per gram Rp582.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.745.000 dengan harga per gram Rp574.500, namun harga emas ukuran ini sudah habis terjual.

Harga emas 25 gram Rp14.225.000 dengan harga per gram Rp569.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp28.300.000, dengan harga per gram Rp566.000 dan sudah habis terjual. Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp56.425.000, dengan harga per gram Rp564.250.

Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp140.675.000, dengan harga per gram Rp562.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp280.975.000 dengan harga per gram Rp561.950. Sementara harga emas di Pulogadung juga tercatat menanjak, meski tidak terlalu besar menjadi Rp601.000/gram dari sebelumnya Rp600.000/gram dan harga emas di Gedung Sarinah menjadi Rp611.000/gram dibandingkan kemarin Rp610.000/gram.

Seperti dilansir Reuters hari ini, harga emas global melemah dipengaruhi penguatan USD dan saat investor menanti hasil pertemuan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed). Emas di pasar spot menyusut 0,2% menjadi USD1.316,90 per ons pada pukul 03.02 GMT. Sedangkan emas AS melemah 0,3% menjadi USD1.317,20 per ons.

sumber: sindonews

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.