Harga Emas Antam Turun di Tengah Stabilnya Emas Dunia

JAKARTAHarga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun setelah pada perdagangan kemarin mengalami kenaikan. Penurunan harga emas Antam ini di tengah stabilnya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Selasa (3/5/2016), harga jual emas Antam yang dijual di Gedung Antam turun Rp2.000 menjadi Rp596.000/gram dari sebelumnya Rp598.000/gram dengan harga buyback juga turun Rp1.000 menjadi Rp531.000/gram dari sebelumnya Rp532.000/gram.

Sementara, harga emas Antam yang dijual di Pulogadung sebesar Rp586.000/gram atau turun Rp2.000 dari sebelumnya Rp588.000/gram. Selain itu, harga emas di Gedung Sarinah juga turun Rp2.000 dari sebelumnya Rp598.000/gram menjadi Rp596.000/gram.

Harga emas di gedung Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.152.000, dengan harga per gram Rp576.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.710.000 dengan harga per gram Rp570.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.268.000 dengan harga per gram Rp567.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.835.000 dengan harga per gram Rp567.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.595.000, dengan harga per gram Rp559.500. Harga emas 25 gram Rp13.850.000 dengan harga per gram Rp554.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.550.000, dengan harga per gram Rp551.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp54.925.000, dengan harga per gram Rp549.250. Harga emas 250 gram mencapai Rp136.925.000, dengan harga per gram Rp547.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp273.475.000 dengan harga per gram Rp546.950.

Sementara dilansir Reuters hari ini, harga emas dunia masih tercatat stabil meski ada sedikit perubahan di tengah melemahnya dolar Amerika Serikat (USD).

Harga emas global di pasar spot stabil di level USD1.291,45 per ons pada pukul 00.50. Harga logam ini mendekati posisi tertinggi sejak Januari 2015 yang berada di level USD1.303,06.

Dalam beberapa hari terakhir, harga emas telah meningkat tajam setelah USD merosot menyikapi kehati-hatian Federal Reserve (The Fed) terhadap suku bunga karena yen melonjak setelah Bank of Japan (BoJ) terkait sikap kebijakannya yang diambil pada pekan lalu.

(sumber: sindonews)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.