Harga Emas Antam Turun, Emas Global Berjuang dari Koreksi

AKARTA – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun Rp7.000/gram, sedangkan beli kembali (buyback) susut Rp5.000/gram. Harga itu di tengah harga emas global yang berjuang dari koreksi lanjutan.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Selasa (29/9/2015), harga jual emas Antam beradai di Rp579.000/gram dari sebeleumnya di Rp586.000/gram. Harga buyback emas menjadi Rp505.000/gram dari Rp510.000/USD.

Adapun, emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.118.000, dengan harga per gram Rp559.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.659.000 dengan harga Rp553.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.200.000 dengan harga per gram Rp550.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.750.000 dengan harga per gram Rp550.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.450.000, dengan harga per gram Rp545.000.

Harga emas 25 gram Rp13.550.000 dengan harga per gram Rp542.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.050.000, dengan harga per gram Rp541.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.050.000, dengan harga per gram Rp540.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp135.000.000, dengan harga per gram Rp540.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp269.800.000, dengan harga per gram Rp539.600.

Sementara emas global berjuang dari kejatuhan pada Selasa setelah dua hari beruntun turun karena kekhawatiran atas kenaikan suku bunga AS mengimbangi tawaran safe haven dari lemahnya pasar saham.

Dikutip dari Reuters, emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.132,50/ons pagi ini, setelah turun 1,2% pada sesi sebelumnya.

Gubernur Fed New York William Dudley dan Gubernur Fed San Francisco John Williams memberikan dukungan untuk kenaikan suku bunga pada tahun ini. Mereka juga memperkirakan bahwa inflasi meningkat menuju target 2%.

Sementara Gubernur Fed Chicago Charles Evans menyerukan suku bunga untuk tetap ditahan pada tahun ini hingga pertengahan 2016. Sejumlah pejabat Fed lainnya dijadwalkan akan berbicara pada pekan ini.

Di antara logam mulia lainnya, platinum jatuh ke USD906,50/ons, terendah sejak Januari 2009. Logam tersebut  terpukul oleh kekhawatiran skandal emisi Volkswagen, yang dikhawatirkan bisa mengurangi permintaan mobil diesel. (ekbis.sindonews.com)(dk)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.