Harga Emas Antam Turun Rp1.000 per Gram

VIVAnews – Emas menguat dari posisi terendah yang dicapai sehari sebelumnya. Pada sesi perdagangan Kamis di Bursa New York, Amerika Serikat, harga emas berbalik positif setelah laporan klaim pengangguran AS menunjukkan capaian lebih rendah dari yang diperkirakan.

Namun, harga emas berakhir di bawah level penutupan perdagangan Rabu. Kondisi ini dipengaruhi para investor lebih berminat mengalihkan uangnya ke pasar saham.

Seperti diberitakan Marketwatch, Jumat 9 Januari 2015, harga kontrak emas untuk pengiriman Februari turun US$2,2 (0,2 persen) ke level US$1.208,50 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Data yang dilaporkan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa klaim pengangguran di AS turun menjadi 294.000 pada pekan lalu, atau hanya menurun sedikit dari posisi 298.000 pada pekan sebelumnya. Kalangan ekonom sebelumnya mengharapkan klaim dapat turun hingga 290.000. Isu pemulihan kerap meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai instrumen investasi safe haven.

Sementara itu, indeks saham utama AS seluruhnya diperdagangkan menguat dengan reli S&P 500 mencapai 1,6 persen.

Pasar domestik

Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia, PT Antam Tbk, melaporkan bahwa harga emas batangan pada transaksi hari ini, Jumat 9 Januari 2015, bergerak turun.

Harga emas batangan Antam kini dijual Rp537.000 untuk ukuran satu gram, atau turun Rp1.000 dibandingkan level perdagangan sebelumnya, Kamis 8 Januari 2015.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.540.000, ukuran 10 gram Rp5.030.000, ukuran 25 gram Rp12.500.000, ukuran 50 gram Rp24.950.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.850.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp124.500.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp248.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp487.000 per gram, atau turun Rp1.000 dibandingkan dengan level transaksi sebelumnya. (viva.co.id)(dk)


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.