Harga Emas Berjangka Ditutup Melempem Imbas Menguatnya Dollar AS – vibiznews.com

Harga emas mengalami penurunan pada akhir perdagangan dini hari tadi (31/10). Harga logam mulia ini melemah seiring dengan rebound dollar AS setelah Fed menyatakan terjadinya “perbaikan pada kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja.”

Dollar mengalami peningkatan 0.3 persen terhadap rival-rivalnya sehingga menurunkan minat para investor terhadap emas yang lazim digunakan sebagai investasi alternatif di kala dollar melemah. Sebelumnya harga emas sempat mengalami kenaikan sebesar 1.1 persen pada perdagangan kemarin.

Secara luas pasar telah memperkirakan bahwa Fed masih akan mempertahankan besaran stimulus moneter di level 85 miliar dollar per bulan dan mengatakan bahwa terjadi pemulihan yang cukup baik di dalam aktivitas ekonomi dan pasar tenaga kerja. Para investor justru mengartikan nada optimis Fed sebagai semacam pelipur lara karena pada akhirnya stimulus mau tidak mau akan harus ditarik dengan bertahap.

Harga emas spot LLG ditutup pada posisi 1344.45 dollar per troy ons dini hari tadi. Harga emas tersebut mengalami penurunan sebesar 50 sen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Harga emas berjangka Comex ditutup naik 0.3 persen dan ditutup pada posisi 1349.30 dollar per troy ons.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini akan mengalami penurunan lanjutan. Sentimen bearish tampak masih mendominasi pergerakan harga komoditas ini. Untuk sementara harga ems diperkirakan berada pada kisaran 1335 – 1355 dollar per troy ons. (vibiznews.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.