Harga Emas Berpotensi Terkoreksi

Metrotvnews.com, Jakarta: Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, harga emas kini berada di kisaran 1213. Tekanan turun masih membayangi  pergerakan harga emas ini meskipun saat ini harga sedang berupaya rebound dari level terendahnya.

“Harga masih terlihat tertekan selama berada di bawah kisaran 1216-1217. Pergerakan di bawah 1212 berpotensi membawa harga melemah kembali ke area 1207. Support berikutnya di kisaran 1200,” kata Ariston dalam risetnya yang diterima Metrotvnews.com, Senin (22/9/2014).

Sementara itu, pergerakan di atas 1216-1217, lanjut Ariston, berpotensi membawa harga menguat ke area 1220-1222.

Ariston memerkirakan, data atau peristiwa yang bisa menjadi market mover hari ini adalah testimoni Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi, data penjualan rumah second Amerika Serikat (AS) dan pidato pejabat Bank Sentral AS, William Dudley.

“Ketiga event ini berhubungan dengan pergerakan nilai tukar dolar yang bisa memengaruhi harga emas,” tukasnya.

Ariston menambahkan, harga emas pagi ini sudah tertekan turun ke area USD1207 per troy ons. “Pelemahan harga emas ini kemungkinan karena isu pelambatan ekonomi di Tiongkok dan penguatan dolar AS. Pelambatan ekonomi Tiongkok bisa berujung pada penurunan permintaan emas kedepannya,” pungkas dia. (dk)(metrotvnews.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.