Harga Emas Dekati Level Terendah

VIVA.co.id – Harga emas acuan dunia mendekati level terendah dalam enam tahun terakhir pada perdagangan hari ini, Senin 30 November 2015.

Dikutip dari laman CNBC, harga emas sedikit berubah menjadi US$1.057 per ons, setelah turun 1,2 persen pada sesi perdagangan sebelumnya.

Logam mulia ini mengalami penurunan yang mencolok ke posisi US$1.052,46 per ons dan terendah sejak Februari 2010.

Kejatuhan logam mulia ini telah membuat investor segera memposisikan diri untuk menghadapi rencana Bank Sentral AS (The Fed) yang akan menaikkan suku bunga pada Desember nanti.

Investor percaya bahwa emas sebagai aset non bunga akan mampu bertahan terhadap dampak yang mungkin akan terjadi setelah The Fed menaikkan suku bunganya.

Pasar domestik 

Di pasar domestik, harga emas hari ini turun dibanding dengan harga pekan lalu.

Berdasarkan Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk, harga emas batangan turun Rp1.000 menjadi Rp546 ribu untuk ukuran satu gram.

Untuk buyback (pembelian kembali) seperti dilansir dari laman logam mulia, Senin 30 November 2015, naik Rp1.000 dari Rp466 ribu menjadi Rp467 ribu per gram.

Sementara itu, emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2,585 juta, ukuran 10 gram Rp5,12 juta, ukuran 25 gram Rp12,725 juta, ukuran 50 gram Rp25,4 juta, dan ukuran 100 gram dijual Rp50,750 juta.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp126,750 juta. Selanjutnya, untuk ukuran 500 gram mencapai Rp253,3 juta. (bisnis.news.viva.co.id)(dk)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.