Harga Emas Ditutup Naik Terpicu Kekuatiran Perlambatan Global dan Ketegangan Timur Tengah

Harga Emas rally 2 persen ke level tertinggi empat minggu pada penutupan perdagangan Selasa dinihari tadi (05/01), dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan penurunan tajam pada saham menyusul data manufaktur Tiongkok yang lemah yang membangkitkan kekhawatiran pertumbuhan global.

Harga emas spot emas naik 1,3 persen pada $ 1,074.17 per ons setelah naik ke level tertinggi empat minggu di $ 1,083.30, sedangkan berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup naik 1,4 persen pada $ 1,075.20 per ons.

Harga logam mulia ini awalnya rally bersama dengan kenaikan minyak mentah setelah Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran.

Anjloknya 7 persen pasar saham Tiongkok pada Senin menghentikan perdagangan di Shanghai dan menekan pasar saham di seluruh dunia, karena investor memulai tahun 2016 ini dengan kekhawatiran baru atas pertumbuhan global dan mencari peluang di obligasi dan emas.

Sedangkan harga Perak naik 0,5 persen pada $ 13,86 per ons, sementara harga platinum turun 1,1 persen pada $ 880 per ons. Harga Paladium turun 4,1 persen pada $ 538 per ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas masih berpotensi melemah dengan kenaikan suku bunga AS, yang akan semakin meningkatkan dollar AS dan juga potensi pelemahan harga minyak mentah. Diperkirakan harga emas akan mencoba menembus level Support 1,073-1,071, dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance 1,077-1,079. (vibiznews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.