Harga Emas Diyakini Bakal Anjlok ke USD1.000

JAKARTA – Goldman Sachs meyakini harga emas global akan anjlok ke level USD1.000 per ounce dalam 12 bulan ke depan.

Tekanan dari langkah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang akan melakukan normalisasai kebijakan moneter, termasuk menaikan suku bunga menjadi sentimen negatif bagi emas.

Harga logam mulia ini telah mengalami kenaikan sebesar 8 pesen sejak pertengahan Juli, sebagai imbas reduksi ekspetasi kenaikan suku bunga pada 2015.

Bukan hanya harga emas yang terpengaruh dengan hal ini, pasar global juga bergejolak dan kupon dari obligasi negara milik Pemerintah AS.

Sekarang ini, harga emas ditransaksikan di kisaran USD1.165 per ounce. Demikian dilansir dari CNBC, Jumat (23/10/2015).

“Perlambatan ekonomi di China membuat harga emas mengalami penguatan pada periode kuartal III,” ucap Goldman, dalam catatannya.

Goldman sendiri meramalkan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Desember akan menaikan suku bunga sekira 25 basis poin, yang akan diikuti kenaikan sebanyak 100 basis poin pada 2016. (economy.okezone.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.