Harga Emas Domestik Naik Tajam

VIVA.co.id – Harga emas di pasar spot naik dua persen. Hal ini dipicu melemahnya dolar usai  laporan bahwa barang tahan lama AS tercatat turun 2 persen pada Agustus.

Dilansir CNBC, Jumat, 25 September 2015, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup US$22,30 menjadi US$1,153.80 lebih tinggi. Harga emas naik 2 persen menjadi US$ 1.153,4 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 2 persen ke level US$ 1,153.8 per ons.

Kekhawatiran akan kebijakan moneter dan melambatnya pertumbuhan ekonomi di China mendorong investor untuk mencari aman di emas.

Platinum naik tipis pada Kamis di tengah kekhawatiran tentang permintaan dari sektor otomotif menyusul skandal emisi Volkswagen.  Platinum digunakan dalam katalis diesel untuk membersihkan emisi gas buang. Spot platinum naik  US$951 per ons, setelah kehilangan sekitar lima persen.

Investor akan memantau pidato Gubernur Bank Sentral (The Fed) Janet Yellen sebagai petunjuk kapan bank sentral AS akan mulai menaikkan suku.  Perak naik 2,2 persen menjadi US$15,12 per ons.

Emas Domestik 

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang diperdagangkan hari ini melonjak tajam hingga mencapai Rp17.000 dari Rp569 ribu pada perdagangan Rabu 23 September 2015 menjadi Rp586 ribu per gram.

Sementara untuk harga pembelian kembali (buyback) logam mulia Antam ikutan naik dari Rp501 ribu menjadi Rp508 ribu.

Berikut, daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan terkecil hingga terbesar dikutip dari laman logam mulia, Jumat 25 September 2015.

Harga emas logam lima gram dijual di Rp2.700.000, 10 gram Rp5,350 juta, 25 gram Rp13.300.000, 50 gram Rp26,550 juta, 100 gram Rp53,050 juta, 250 gram Rp132,500 juta, dan 500 gram Rp264,8 juta.

Semua ukuran emas tersedia hari ini. Pembelian emas secara langsung di kantor Antam, dibatasi hingga 150 nomor antrean. (bisnis.news.viva.co.id)(dk)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.