Harga Emas Domestik Tak Ikut Kenaikan di Pasar Global

VIVAnews РHarga emas dunia naik sekitar satu persen pada penutupan perdagangan Rabu waktu New York. Kenaikan harga emas ini merupakan tertinggi dalam tiga pekan terakhir.

Dikutip dari laman Reuters, Kamis 3 April 2014, penguatan itu menurut para pedagang terjadi karena diburunya logam kuning tersebut, setelah dua hari berturut-turut merugi.

Tekanan inflasi yang lebih tinggi akibat positifnya data lapangan pekerjaan di Amerika Serikat dan pertumbuhan produksi manufaktur Maret lalu, diduga ikut menopang kenaikan harga logam mulia itu.

“Kondisi itu terlihat dari kembali diburunya logam mulia hari ini,” kata George Gero, wakil presiden senior dan analis emas di RBC Wealth Management, New York.

Harga emas di pasar spot naik 0,9 persen pada posisi US$1.289,44 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi US$1.294,60. Itu merupakan keuntungan terbesar di pasar emas sejak 14 Maret.

Sementara itu, emas di pasar berjangka untuk kontrak Juni, ditutup naik 0,8 persen atau US$10,80 pada posisi US$ 1.290.80 per ounce.

Pasar domestik

Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini kembali bergerak negatif.

Harga emas batangan Antam dijual Rp530.000 untuk ukuran satu gram atau melemah Rp1.000 dibandingkan pada level Rp531.000 pada perdagangan Rabu 2 April 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.505.000, ukuran 10 gram Rp4.960.000, ukuran 25 gram Rp12.325.000, ukuran 50 gram Rp24.600.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.150.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp122.750.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp245.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini masih dipatok pada level Rp460.000 per gram, sama bila dibandingkan pada perdagangan sebelumnya.

(sumber: viva)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.