Harga Emas Dunia Akhirnya Menguat

CHICAGO, KOMPAS.com –Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ke luar dari posisi terendah lima minggu pada Selasa (25/3/2014) sore waktu setempat¬† (Rabu pagi WIB), seiring dengan bervariasinya data ekonomi.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 0,2 dollar AS atau 0,02 persen menjadi ditutup di 1.311,4 dollar AS per ounce.

Departemen Perdagangan AS pada Selasa melaporkan bahwa rumah baru di AS yang terjual pada tingkat tahunan mencapai sebesar 440.000 pada Februari, turun 3,3 persen dari tertinggi satu tahun pada Januari.

Sementara itu, indeks komposit 20 kota S&P/Case-Shiller yang dirilis Selasa menunjukkan bahwa harga rumah di AS turun 0,1 persen pada Januari untuk bulan ketiga berturut-turut. Data ekonomi suram yang mendukung harga emas.

Namun demikian, The Conference Board mengatakan pada Selasa bahwa indeks kepercayaan konsumen mencapai 82,3 pada Maret, tingkat tertinggi sejak Januari 2008, dan lebih tinggi dari revisi naik 78,3 pada Februari.

Permintaan fisik untuk emas juga tetap kuat. Laporan-laporan mengatakan bahwa Irak telah membeli 36 ton emas pada bulan ini, pembelian terbesar dalam tiga tahun.

Kepemilikan emas dalam SPDR Gold Trust yang diperdagangkan di bursa meningkat menjadi 821,5 ton pada Senin, naik 4,5 ton dari Jumat pekan lalu. Analis pasar mengaitkan ini terhadap meningkatnya konfrontasi antara Rusia dan negara-negara Barat.

Sementara perak untuk pengiriman Mei kehilangan 8,8 sen atau 0,44 persen menjadi ditutup pada 19,979 dollar AS per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun 10,3 dollar AS atau 0,72 persen menjadi ditutup pada 1.420,9 dollar AS per ounce.

(kompas)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.