Harga Emas Dunia dan Domestik Menguat

VIVAnews – Harga emas acuan dunia berakhir lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu di Bursa New York, Amerika Serikat. 

Dilansir CNBC yang dikutip dari Reuters, Kamis 14 Agustus 2014, hal itu dipicu dirilisnya data penjualan ritel di Amerika Serikat yang bergerak mendatar. 

Data itu menyiratkan bahwa penjualan ritel telah kehilangan momentum dalam perbaikan perekonomian AS, sehingga menempatkan tekanan pada dolar AS dan membatasi spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan.

Harga emas di pasar spot naik 0,3 persen ke level US$1.312 per ounce. Sementera itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat US$3,90 ke level US$1.314,50 per ounce.

“Kami melihat pergerakan ke atas harga emas setelah keluarnya data penjualan ritel. Melemahnya nilai tukar dolar juga membantu sedikit kenaikan harga emas, tapi masih dalam rentang perdagangan yang sempit,” ujar analis Commerzbank, Daniel Briesemann.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini juga bergerak menguat.

Harga emas batangan Antam dijual Rp536.000 untuk ukuran satu gram, atau naik Rp1.000 dibandingkan harga per gram pada transaksi Rabu 13 Agustus 2014, yang dipatok Rp535.000.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.535.000, ukuran 10 gram Rp5.020.000, ukuran 25 gram Rp12.475.000, ukuran 50 gram Rp24.900.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.750.000.

Harga emas ukuran 250 gram pun melemah dan dipatok pada level Rp124.250.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp248.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok turun Rp1.000 dari perdagangan sebelumnya, yakni pada level Rp479.000 per gram.

(Vivanews) (Dn)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.