Harga Emas Dunia Jatuh, Domestik?

“Sepertinya ada profit taking yang dimulai lebih awal di pasar Asia.”

VIVAnews – Harga emas jatuh satu persen pada akhir perdagangan Selasa waktu New York, setelah tak terduga reli dalam tiga hari terakhir di kisaran level US$1.332 per ounce karena dolar bergerak mantap.

Namun, seperti dikutip dari laman Financial Express, Rabu 19 Februari 2014, harga tetap dalam kisaran 3,5 bulan terakhir di tengah kekhawatiran investor akan pertumbuhan ekonomi global.

Emas naik 2,9 persen dalam tiga sesi terakhir berturut-turut, menyusul data ekonomi AS yang lemah dan mendorong terjadinya keraguan investor atas langkah pengetatan moneter Federal Reserve.

Petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan Federal Reserve AS pada Rabu, ketika menerbitkan risalah pertemuan terakhir.

Harga emas di pasar spot turun 1,1 persen menjadi US$1.314,19, setelah mencapai level tertinggi sejak 31 Oktober di US$1.332,10. Sedangkan harga emas di bursa berjangka AS turun 0,3 persen menjadi US$1.314,70.

“Sepertinya ada profit taking yang dimulai lebih awal di pasar Asia,” kata analis Societe Generale Robin Bhar.

“Jelas, kita akan menonton dolar dan hasil FOMC (Federal Open Market Committee ) besok, yang seharusnya namun cukup netral dan tidak dapat memberikan dorongan sama sekali terhadap emas,” katanya.

Dolar AS diketahui naik 0,1 persen terhadap sekeranjang mata uang.

Pasar domestik
Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini kembali tak bergerak.

Harga emas batangan Antam masih dijual Rp551.000 untuk ukuran satu gram, seperti harga pada perdagangan Selasa 18 Februari 2014.

Emas ukuran 5 gram tetap dilepas dengan harga Rp2.610.000, ukuran 10 gram Rp5.170.000, ukuran 25 gram Rp12.850.000, ukuran 50 gram Rp25.650.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.250.000.

Harga emas ukuran 250 gram juga masih dipatok pada level Rp128.000.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp255.800.000.

Harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga tak bergerak dan tetap dipatok pada level Rp490.000 per gram seperti perdagangan sebelumnya. (vivanews.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.