Harga Emas Dunia Melemah setelah Rally Dua Hari akibat BREXIT

Emas akhirnya turun setelah membukukan keuntungan selama dua hari dan terbesar dalam lebih dari tujuh tahun sebagai imbas dari  Brexit.

Bullion turun 0,6 persen menjadi $ 1,316.32 per ounce dan diperdagangkan di $ 1,317.73 pada 11:26 di Singapura (sumber: Bloomberg). Logam ini melonjak 5,4 persen dalam perdagangan dua hari terakhir, terbesar sejak Januari 2009.

Emas rally ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun pada hari Jumat lalu setelah market  shock bahwa Brexit menyebabkan lonjakan permintaan untuk aset haven. Morgan Stanley meningkatkan perkiraan bullion untuk 2016 dan 2017. Menurut laporan yang diterima pada hari Selasa bahwa, kenaikan perkiraan tersebut  adalah karena isu seputar Brexit serta dan juga  kenaikan suku bunga AS.

Dollar Menguat

Penguatan nilai dollar juga membebani emas, menurut Lennox. The Bloomberg Dollar Index rally 0,9 persen pada hari Senin sebelum jatuh 0,4 persen pada Selasa. Investor Jim Rogers mengatakan pada hari Senin bahwa mata uang AS menjadi asset haven yang lebih baik daripada emas sejak suara Brexit.

Saham Asia mengalami kerugian pada Selasa di tengah prospek paket stimulus di Jepang dan Korea Selatan. Sementara harga emas turun, minyak dan logam dasar rally, tembaga naik  sebanyak 1,4 persen di London.

Holdings di exchange-traded funds emas naik 12,6 metrik ton menjadi 1,934.7 ton per Senin, level tertinggi sejak September 2013 (sumber: Bloomberg). Ada kemungkinan akan terdapat permintaan investor yang kuat untuk bullion setelah pemungutan suara tersebut, menurut Australia & New Zealand Banking Group Ltd.

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.