Harga Emas Dunia Naik 25,3 Dollar AS

TRIBUN-TIMUR.COM, CHICAGO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak pada perdagangan Kamis (20/8/2015) waktu setempat (Jumat pagi WIB), didorong kemungkinan penundaan kenaikan suku bunga acuan The Fed.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik tajam 25,3 dollar AS, atau 2,24 persen, menjadi 1.153,20 dollar AS per ounce, lapor Xinhua.

Emas mendapat dukungan yang luas ketika rilis risalah dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada bulan lalu sesuai harapan untuk peningkatan suku bunga bank sentral AS lebih lambat daripada September.

Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga awalnya pada Juni, tetapi karena data pengangguran buruk bergeser ke September.

Kenaikan suku bunga Fed menbuat investor menjauh dari emas, karena logam mulia ini tidak mengenakan suku bunga. Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Emas diberikan dukungan tambahan karena indeks dollar AS turun 0,43 persen menjadi 96,04 pada pukul 18.15 GMT. Emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dollar turun maka emas yang dihargai oleh mata uang AS itu akan naik, karena menjadi lebih murah bagi investor.

Sementara perak untuk pengiriman September naik 33,8 sen, atau 2,23 persen, menjadi 15,517 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 21,8 dollar AS, atau 2,15 persen, ditutup pada 1.034,90 dollar AS per ounce. (Sumber: tribunnews)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.