Harga Emas Dunia Naik, Domestik Stagnan

Harga emas batangan Antam dijual Rp552.000 untuk ukuran 1 gram.

VIVAnews – Harga emas berjangka menguat tipis pada penutupan perdagangan Kamis di Bursa New York, Amerika Serikat. Anjloknya sebagian besar saham Amerika Serikat membantu daya tarik investasi untuk logam mulia.

Seperti dikutip dari laman Marketwatch, Jumat 14 Maret 2014, harga emas berjangka untuk pengiriman April naik US$1,90 (0,1 persen) ke level US$1.372,40 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Emas diuntungkan oleh adanya ketegangan di Ukraina yang semakin memanas dan keluarnya data ekonomi China yang melemah.

Rilis data ekonomi China pada Januari-Februari menunjukkan output industri dan penjualan ritel masing-masing naik, tetapi jauh dari perkiraan yang diharapkan pasar sebelumnya.

China menjadi negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia, sehingga perlambatan ekonomi di China akan menimbulkan risiko pertumbuhan global. “Inilah yang menyebabkan harga emas menggelembung,” ujar Naeem Aslam, Chief Market Analyst, AvaTrade.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini bergerak mendatar.

Harga emas batangan Antam masih dijual Rp552.000 untuk ukuran 1 gram, atau sama dibandingkan harga per gram pada transaksi Kamis 13 Maret 2014.

Emas ukuran 5 gram juga dilepas dengan harga Rp2.615.000, ukuran 10 gram Rp5.180.000, ukuran 25 gram Rp12.875.000, ukuran 50 gram Rp25.700.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.350.000.

Harga emas ukuran 250 gram pun tetap dipatok pada level Rp128.250.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp256.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga tetap dipatok pada level Rp492.000. (Viva) (Dn)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.