Harga emas dunia turun

Pergerakan harga komoditas logam mulia emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Selasa (16/6/15) atau Rabu (17/6/15) pagi WIB.

Hal ini terjadi dikarenakan tertekan oleh dolar AS yang menguat.

Lebih dalam kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus 2015 turun US$4,9 atau 0,41%, menjadi menetap di US$1.180,90 per ounce, hal ini dilaporkan Kantor Berita Cina Xinhua.

Secara khusus logam mulia berada di bawah tekanan karena Indeks Dolar AS, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,16% menjadi 94,99 pada pukul 18.29 GMT.

Secara umum emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan greenback menjadi lebih mahal bagi para investor.

Sebuah data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan juga menekan sentimen pasar.

Angka perumahan baru (housing starts) AS turun pada Mei 2015 setelah mengalami kenaikan tajam pada bulan sebelumnya, tetapi izin yang diajukan untuk mendirikan bangunan melonjak ke dekat tertinggi delapan tahun yang analis katakan sinyal kemunduran sementara dan menunjuk ke kekuatan yang mendasari di sektor perumahan.

Investor mengamati dengan seksama Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) karena mereka memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa (16/6/15).

Sementara Fed tidak mungkin untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan ini, investor masih akan memantau erat pernyataan bank sentral AS yang akan keluar pada Rabu (17/6/15) dan konferensi pers Ketua The Fed Janet Yellen untuk petunjuk tentang kemungkinan waktu kenaikan suku bunga.

Analis awalnya percaya bahwa suku bunga bisa naik pada awal Juni 2015, namun karena data pekerjaan yang lebih buruk dari yang diperkirakan pada Maret, ekonom kini memprediksi The Fed akan menaikkan suku untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade pada September 2015.

(sumber: kanalsatu)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.