Harga Emas Global Anjlok, di Pasar Domestik Stabil

VIVAnews – Harga emas acuan dunia berakhir anjlok ke level terendah dalam dua bulan terakhir pada penutupan perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat. 

Dilansir CNBC yang dikutip dari Reuters, Selasa 26 Agustus 2014, melemahnya harga emas disebabkan karena tertekan dengan nilai tukar dolar AS dan melonjaknya pasar keuangan global.

Harga emas di pasar spot turun 0,2 persen ke level US$1.278 per ounce. Sementera itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah US$1,3 ke level US$1.278,90 per ounce.

Optimisme investor bahwa Bank Sentral Eropa akan memulai langkah lebih lanjut untuk merangsang ekonomi kawasan Eropa membuat indeks saham utama AS bergerak rally.

Pada pertemuan para gubernur bank sentral di Jackson Hole, Ketua Federal Reserve Janet Yellen menekankan perlunya bergerak hati-hati pada peningkatan suku bunga. Adapun, suku bunga yang tinggi akan merugikan daya tarik aset non-bunga, seperti halnya emas.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini stabil alias tidak bergerak.

Harga emas batangan Antam dijual Rp531.000 untuk ukuran 1 gram, atau sama dengan harga transaksi Senin 25 Agustus 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.510.000, ukuran 10 gram Rp4.970.000, ukuran 25 gram Rp12.350.000, ukuran 50 gram Rp24.650.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.250.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp123.000.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp245.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga dipatok sama pada level Rp474.000 per gram. (sumber: Vivanews)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.