Harga Emas Global dan Domestik Jatuh

VIVAnews – Harga emas berjangka turun pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu di Bursa New York, Amerika Serikat. Kondisi ini dipengaruhi laporan data inflasi AS yang mereda.

Seperti diberitakan Marketwatch, senin 18 Agustus 2014, kerugian di pasar logam mulia terjadi karena permintaan emas sebagai safe haven melemah yang dipicu pemberitaan melaporkan bentrokan antara pasukan Ukraina dan Rusia kembali terjadi.

Harga kontrak emas berjangka untuk pengiriman Desember turun US$9,50 (0,7 persen) ke level US$ 1.306,20 per ounce. Selama pekan lalu, harga emas berjangka turun 0,4 persen. 

Harga Logam mulia melemah setelah data menunjukkan indeks harga produsen naik hanya 0,1 persen pada bulan Juli, menandai tekanan inflasi yang rendah. Data ini sejalan dengan perkiraan.

Tapi emas kembali mendapat pijakannya dalam menanggapi serangan Ukraina pada unit militer Rusia. Emas diperkirakan akan memperoleh dukungan untuk menguat setelah risiko geopolitik mereda. 

“Karena permintaan untuk perhiasan, bar, dan koin telah terbukti sangat lemah akhir-akhir ini, permintaan keseluruhan untuk emas tergantung pada investor. Namun, permintaan investasi mungkin tidak cukup untuk memenuhi permintaan fisik yang lemah di Asia saat ini, terutama karena penjualan koin di Barat juga mereda, ” ujaranalis dari Commerzbank di Frankfurt.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini turun. Harga emas batangan Antam dijual Rp530.000 untuk ukuran 1 gram atau turun Rp6.000 dibanding harga perdagangan pada Jumat 15 Agustus 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.505.000, ukuran 10 gram Rp4.960.000, ukuran 25 gram Rp12.325.000, ukuran 50 gram Rp24.600.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.150.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp122.750.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp245.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp480.000 per gram atau naik Rp1.000 dibanding transaksi sebelumnya.

sumber: viva.co.id

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.