Harga Emas Global dan Domestik Kompak Turun

VIVA.co.id – Harga emas acuan dunia dibuka melemah untuk dua hari berturut-turut pada perdagangan Selasa, 29 September 2015, di Bursa New York, Amerika Serikat. Menurut kantor berita Reuters,harga emas melemah, karena kekhawatiran kenaikan suku bunga Federal Reserve yang menyebabkan permintaan emas menurun.

Harga emas di pasar spot turun ke level US$1.132,5 per ons. Sebelumnya, harga emas ditutup turun 1,2 persen.

William Dudley, presiden Federal Reserve New York, dan John Williams, presiden Federal Reserve San Francisco, memberikan isyarat dukungan untuk rencana kenaikan suku bunga pada tahun ini. Mereka berharap, inflasi AS akan sesuai dengan target, yakni 2 persen.

Namun, Presiden Federal Reserve Chicago, Charles Evans, mengatakan bahwa suku bunga AS tetap mendekati nol hingga pertengahan tahun depan.

Beberapa pejabat Federal Reserve dijadwalkan bertemu untuk membahas kebijakan moneter pada pekan ini.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga batangan pada transaksi hari ini juga bergerak turun.

Harga emas batangan Antam dijual Rp581 ribu untuk ukuran satu gram, atau turun Rp5.000 dibandingkan level Rp586 ribu per gram pada perdagangan Senin kemarin.

Sementara itu, emas ukuran lima gram dilepas dengan harga Rp2,76 juta, ukuran 10 gram Rp5,47 juta, ukuran 25 gram Rp13,6 juta, ukuran 50 gram Rp27,15 juta, dan ukuran 100 gram dijual Rp54,25 juta.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp135,5 juta. Selanjutnya untuk ukuran 500 gram mencapai Rp270,8 juta.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp505 ribu per gram atau turun Rp5.000 dibandingkan perdagangan Senin. (bisnis.news.viva.co.id)(dk)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.