Harga Emas Global dan Domestik Merosot

VIVAnews – Harga emas turun pada penutupan perdagangan Selasa di Bursa New York, Amerika Serikat. Penurunan ini terjadi di tengah musim laporan pendapatan perusahaan dan perkembangan geopolitik di Ukraina dan Jalur Gaza yang berdampak pada permintaan logam mulia sebagai safe haven.

Seperti diberitakan Marketwatch, Rabu 23 Juli 2014, harga emas untuk pengiriman Agustus turun US$7,60 ke level US$1.306,30 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Di pasar saham, sebuah sinyal positif telah menaikan sentimen di kalangan investor sehingga menjadi lebih optimistis untuk mengangkat indeks S&P 500 mencapai rekor intraday baru.

Kondisi ini sangat berbeda dengan sesi perdagangan sehari sebelumnya, di mana emas, platinum, dan perak mendapat lonjakan permintaan yang dipicu dari kekhawatiran atas ketegangan politik yang kian memanas di luar negara AS.

Analis dari Kitco, Kira Brecht, menyatakan kondisi ini dipengaruhi faktor teknikal di pasar emas.

“Jika reli yang kuat terlihat di atas trendline ‘neckline’ pada pekan depan, keuntungan pasar emas yang lebih besar dapat ditargetkan ke akhir musim panas atau awal musim gugur,” ujar Brecht.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini kembali bergerak turun.

Harga emas batangan Antam dijual Rp529.000 untuk ukuran 1 gram, atau turun Rp3.000 dibanding harga Rp532.000 per gram pada transaksi Selasa 22 Juli 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.500.000, ukuran 10 gram Rp4.950.000, ukuran 25 gram Rp12.300.000, ukuran 50 gram Rp24.550.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.050.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp122.500.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp244.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga turun Rp3.000 dengan dipatok pada level Rp469.000 per gram.

sumber: viva.co.id

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.