Harga Emas Global Melonjak, Bagaimana Pasar Domestik?

VIVA.co.id – Harga emas acuan dunia berakhir rebound, atau berbalik arah menguat pada penutupan perdagangan Rabu di Bursa New York, Amerika Serikat.

Dilansir CNBC yang dikutip dari Reuters, Kamis 19 Maret 2015, kenaikan harga emas itu, usai adanya pernyataan Federal Reserve yang mengindikasikan baru akan menaikkan suku bunga, setelah pertengahan tahun ini.

The Fed menurunkan kata “sabar” pada pernyataan pada pertemuan kebijakan pada Maret lalu. Menurut investor, pernyataan tersebut memberikan indikasi halus bahwa era suku bunga rendah di AS akan segera berakhir.

Namun, dengan adanya indikasi kejelasan The Fed, harga emas melonjak. Harga emas di pasar spot naik 2,1 persen ke level US$1.172,30 per ounce.

Sementera itu, harga emas berjangka untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat 0,3 persen ke level US$1.151,20 per ounce.

Sebelumnya, harga emas menurun hingga tiga persen sejak awal lantaran adanya ekspektasi kenaikan suku bunga AS.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga batangan pada transaksi hari ini bergerak naik.

Harga emas batangan Antam dijual Rp542 ribu untuk ukuran satu gram, atau naik Rp1.000 dibandingkan level Rp541 ribu pada perdagangan Rabu 18 Maret 2015.

Emas ukuran lima gram dilepas dengan harga Rp2.565.000, ukuran 10 gram Rp5.080.000, ukuran 25 gram Rp12.625.000, ukuran 50 gram Rp25.200.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp50.350.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp125.750.000. Sedangkan untuk ukuran 500 gram mencapai Rp251.300.000.

Ada pun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp485 ribu, atau naik Rp1.000 dibandingkan perdagangan Rabu kemarin.

sumber: viva.co.id

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.