Harga Emas Global Stabil, Pasar Domestik Turun

Harga emas berjangka berakhir mendatar pada perdagangan Senin kemarin di Bursa New York, Amerika Serikat. Harga emas mengambil jeda, setelah reli pekan lalu dan mengalami kenaikan bulanan terbesarnya dalam tiga tahun terakhir.

Namun, logam mulia bersiap untuk menguat, seiring pasar saham AS, yang berada di bawah tekanan.

Seperti diberitakan Marketwatch, Selasa 3 Februari 2015, harga kontrak emas untuk pengiriman April menetap di level US$1.279,20 per ounce pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, alias tidak berubah dari posisi penutupan bursa Jumat pekan lalu.

Harga emas naik lebih dari delapan persen sepanjang Januari, berkat dukungan investor yang mencari perlindungan investasi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas prospek pertumbuhan global, serta gejolak politik dan pasar uang.

“Runtuhnya fundamental makro nilai tukar mata uang, stimulus global, dan arah negatif suku bunga selalu mendukung alasan untuk lebih beralih ke emas,” ujar Peter Hug, analis dari Kitco Metals.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga batangan pada transaksi hari ini bergerak turun.

Harga emas batangan Antam dijual Rp558 ribu untuk ukuran satu gram, atau turun Rp3.000 dibandingkan level Rp561 ribu pada perdagangan Senin 2 Februari 2015.

Emas ukuran lima gram dilepas dengan harga Rp2.645.000, ukuran 10 gram Rp5.240.000, ukuran 25 gram Rp14.025.000, ukuran 50 gram Rp26.000.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.950.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp129.750.000. Sedangkan untuk ukuran 500 gram mencapai Rp259.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp496 ribum atau turun Rp2.000 dibandingkan perdagangan Senin kemarin.

(sumber: viva)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.