Harga Emas Global Tertekan, Pasar Domestik Stabil

VIVAnews – Harga emas berjangka melemah pada penutupan perdagangan Selasa di Bursa New York, Amerika Serikat. Harga emas kembali tertekan oleh kenaikan indeks saham di bursa AS.

Seperti diberitakan Marketwatch, Rabu 30 April 2014, harga kontrak emas untuk pengiriman Juni jatuh US$2,70 (0,2 persen) ke level US$1.296,30 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga yang diperdagangkan hanya di bawah level US$1.299 per ounce, beberapa saat menjelang data indeks kepercayaan konsumen dirilis.

Indeks kepercayaan konsumen AS turun menjadi 82,3 pada April, dari posisi 83,9 pada Maret. Indeks Maret dinilai sebagai capaian tertinggi sejak Januari 2008. Namun, pengamatan untuk April ternyata menunjukkan indeks jatuh lebih rendah dari perkiraan pelaku pasar di Wall Street.

“Data kepercayaan konsumen tanpa keraguan lagi adalah angka yang lemah dan tidak mampu menciptakan suara-suara yang cukup untuk menarik banyak perhatian,” ujar Naeem Aslam, analis pasar dari AvaTrade. 

Ia menambahkan, kisaran harga emas kini berada di level US$1.270 hingga US$1.320 per ounce.

Ke depan, menurut dia, pendorong utama untuk emas adalah isu pertemuan Federal Open Market Committee yang akan menyimpulkan kebijakan lanjutan dari bank sentral AS itu.

Pasar domestik

Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini stabil alias tidak bergerak.

Harga emas batangan Antam dijual Rp533.000 untuk ukuran satu gram, atau sama dibandingkan harga per gram pada transaksi Selasa 29 April 2014.

Emas ukuran 5 gram tetap dilepas dengan harga Rp2.520.000, ukuran 10 gram Rp4.990.000, ukuran 25 gram Rp12.400.000, ukuran 50 gram Rp24.750.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.450.000.

Harga emas ukuran 250 gram pun masih dipatok pada level Rp123.500.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp246.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga dipatok pada level Rp473.000 atau sama dibandingkan dengan transaksi sebelumnya.

(Sumber: vivanews)

(DK)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.