Harga Emas Hari Ini : Melambung Tinggi, Harga Emas Alami Kenaikan Paling Signifikan !

Smeaker.com – Kian hari harga emas semakin menemui titik tercerahnya setelah sempat lama tertekan dengan dolar AS, bahkan ini merupakan loncatan tertinggi dari harga emas.

Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi dalam satu tahun, dengan kenaikan lebih dari 4 persen tentunya suatu yang mengejutkan bagi para pelaku pasar. Lonjakan yang terjadi pada emas ini diakibatkan dari kekahawatiran soal ketidakpastian kondisi keuangan, pelemahan dolar dan imbal hasil treasury yang kurang menarik.

Para pedagang mengatakan kekhawatiran ketidakstabilan keuangan dipicu merosotnya saham perbankan Eropa ke posisi terendah dalam beberapa tahun, dengan memuncaknya kekhawatiran tentang pertumbuhan profitabilitas bank dan tingkat suku bunga yang rendah.

Maka dengan kondisi pasar yang tidak stabil tersebut, membuat para investor lebih memilih emas sebagai tempat berlindung yang tengah mengalami masa bagus dengan lonjakan tingginya.

Tercatat, harga emas naik ke posisi US$ 1.247,98 per ounce, tentu saja ini merupakan lompatan tertinggi dari emas setelah sebelumnya sempat ditekan habis-habisan oleh dolar AS sejak Februari 2015 lalu.

Harga kemudian naik 4,1 persen menjadi US$ 1.246,6 per ounce atau mencatat kenaikan harian terbesar sejak September 2013.

“Pencari logam mulia bergerak kembali. Kami merekomendasikan klien untuk menambahkan emas dalam portofolio mereka sebagai asuransi, jika hal-hal benar-benar berubah buruk,” kata Analis Julius Baer Carsten Menke.

Secara perlahan harga emas mulai naik, bahkan akhir-akhir ini emas mulai tunjukan kecerahannya dengan naik ke posisi yang lebih tinggi dalam beberapa hari berturut-turut, prediksi Gundlach memang tepat.

Gundlach merupakan salah satu analis yang mampu memprediksi dengan tepat. Sebelumnya, dia juga sempat memperkirakan harga minyak akan anjlok di tahun 2014, kemudian ia juga memprediksi obligasi mengalami turbulensi di 2015. Prediksinya itu tepat. Makanya, dia dijuluki ‘New Bond King’.

“Terlalu banyak masalah di dunia ini. 2016 tidak melihat semuanya berjalan baik,” kata Gundlach seperti dilansir CNN, Kamis (11/2/2016).

Berikut adalah rekap tentang bagaimana dia melihat ekonomi dunia:

  • Pertumbuhan ekonomi global masih akan melambat
  • China menjadi salah satu penyebab perlambatan ekonomi dunia, karena dimungkinkan akan kembali melakukan devaluasi terhadap mata uangnya
  • Pasar saham AS akan terperosok, di mana akan banyak saham-saham berguguran, anjlok hingga 20%
  • Pasar uang Jepang tertekan
  • Pasar negara berkembang juga masih akan tertekan karena harga komoditas merosot, ini sangat dipengaruhi perlambatan ekonomi China

Maka dengan kondisi perekonomian dunia tersebut malah memberikan dorongan bagi emas untuk mendapatkan level yang lebih tinggi. (smeaker.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.