Harga Emas Hari ini Semakin Mahal

iBerita.com – Setelah harga emas internasional mengalami kenaikan pada akhir pekan kemarin, yakni telah menembus angka 1.268 USD per ounce pada hari Jumat pekan lalu. Dalam perkiraan, harga emas masih akan terus merangkak naik hingga mencapai 1.257 USD per ounce.

Menurut informasi yang disampaikan oleh Monex Investindo Future, dalam dua hari ini ada peralihan bursa saham ke emas. Salah satu faktornya adalah adanya kecemasan pelambatan manufaktur di China sehingga membuat indeks saham tertekan dan pelaku pasar memilih tempat baru yang aman untuk investasi. Maka sangat wajar apabila harga emas mengalami kenaikan karena saat ini emas menjadi barang yang sedang dicari banyak orang.

Pada pekan lalu, emas dibuka pada pada level 1.253 USD per ounce dan ditutup naik menjadi 1.269 USD per ounce setelah sempat menyentuh US$ 1.272 per ounce. Bisa jadi pekan ini merupakan penentuan untuk harga emas dunia ke depan, apakah masih tetap bertahan atau kembali terjun bebas mengingat hal itu masuk dalam agenda bahasan utama para pakar moneter di Amerika Serikat.

Ada beberapa hal yang saat ini sedang terjadi di negeri Paman Sam itu sehingga berdampak pada peningkatan harga emas. Hal-hal tersebut adalah sebuah kondisi yang mengecewakan terlihat di dalam data ekonomi penjualan rumah baru (Senin), tingkat kepercayaan konsumen (Selasa), produk domestik bruto (PDB), klaim data pengangguran, dan data penjualan rumah tertunda (Kamis), serta sentimen konsumen (Jumat).

Dengan demikian, kondisi tersebut memicu harga emas untuk terus naik. Bagaimana dengan di Indonesia? Kita lihat saja satu dua hari ke depan. Apakah emas Antam juga akan mengalami kenaikan menggila mengikuti trend harga emas di dunia. (iberita.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.