Harga Emas Kembali Melambung Usai Masuk Level Terendah 6 Pekan

Jakarta –  Harga emas berbalik lebih tinggi setelah menyentuh posisi terendah dalam enam pekan di bawah US$ 1,300 per ounce.

Bullion harga emas kembali stabil setelah turun sekitar US$ 100 per ounce dari level tertinggi dalam enam bulan di babak sembilan sesi perdagangan seiring penurunan ketegangan geopolitik, data ekonomi AS yang menguat dan komentar Federal Reserve Ketua Janet Yellen tentang kenaikan suku bunga di semester pertama 2015.

Suku bunga yang rendah, diprediksi memotong kesempatan bullion komoditas ini dan telah menjadi faktor penting pendorong bullion lebih tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Spot emas turun ke titik terendah sejak 12 Februari menjadi US$ 1.285,34 per ounce dari sebelumnya. Kemudian sebelum rebound 0,3% menjadi US$ 1.294,16 per ounce.

“Angka-angka ekonomi pada sentimen konsumen mempertahankan suku bunga rendah , saham dan emas,”  kata George Gero, Wakil Presiden RBC melansir laman Reuters, Sabtu (29/3/2014).

AS COMEX emas berjangka untuk pengiriman April menetap naik 90 sen menjadi US$ 1.293.80 per ounce. “Pelaku pasar selama hari terakhir mulai melihat kembali fundamental ekonomi dan geopolitik Rusia  di Krimea , ” kata analis Credit Suisse Karim Cherif.

“Anda mungkin akan melihat harga terus meluncur perlahan ke bawah kecuali Anda melihat dan kekhawatiran baru tentang sisi ekonomi atau Rusia , yang tampaknya tidak menjadi kasus, ” lanjut dia. (sumber : Liputan6)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.