Harga Emas Kian Terpuruk di Akhir Tahun

Liputan6.com, Chicago : Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada hari Senin (Selasa pagi WIB), memperkuat kerugian tahunan terbesar selama lebih dari 30 tahun.

Seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (31/12/2013) kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari 2014 turun US$ 10,2 atau 0,84% menjadi US$ 1.203,8 per ounce. Ini telah menjadi tahun yang terburuk untuk emas, dengan harga logam mulia tercatat turun 28% sejak 1 Januari2013.

Menurut analis pasar , perdagangan emas kemungkinan akan tetap tipis dengan banyak investor masih berlibur. Hanya sedikit data ekonomi AS yang dirilis sanggup untuk menggerakkan pasar.

National Association of Realtors menyatakan data penjualan rumah baru di AS berdetak lebih tinggi pada November untuk kenaikan pertama dalam enam bulan.

Emas telah jatuh 28% pada tahun ini, merupakan penurunan tahunan terburuk sejak 1981. Beberapa investor kehilangan kepercayaan dalam logam mulai sebagai aset pelindung nilai seiring dengan menguatnya pasar saham dan cerahnya data-data ekonomi, yang mendorong Bank Sentral AS (The Fed) untuk mengurangi pembelian obligasi bulanan sebesar US$ 10 miliar menjadi US$ 75 miliar.

Tak hanya emas yang terus melemah. Harga perak untuk pengiriman Maret juga tercatat turun US$ 43,4 sen, atau 2,16% menjadi US$ 19,615 per ounce. (Liputan6.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.