Harga Emas Makin Jeblok, Sinyal Kenaikan Bunga Fed Mixed

Pada penutupan perdagangan Selasa dini hari harga emas spot LLG masih terus anjlok untuk dua sesi berturut-turut (29/9). Harga logam mulia makin terseret melemah karena para pelaku pasar khawatir bertele-telenya kebijakan kenaikan suku bunga AS akan mengakibatkan para pelaku pasar kembali menurunkan minat terhadap investasi safe haven. Harga logam mulia lain yaitu platinum mengalami penurunan ke posisi paling rendah dalam 6,5 tahun belakangan.

Beberapa petinggi Fed seperti Presiden Fed New York William Dudley dan kepala Fed San Francisco John Williams, memberikan dukungan agar Fed menaikkan suku bunga acuannya tahun ini. Hal ini sejalan dengan pernyataan Yellen dalam pidatonya Kamis malam bahwa ia memperkirakan bahwa bank sentral AS akan mulai menaikkan suku bunga acuan jelang tutup tahun 2015. Kenaikan suku bunga acuan akan dilakukan selama inflasi stabil dan ekonomi AS cukup kuat untuk mendorong sektor tenaga kerja.

Menurut para petinggi Fed tersebut inflasi di AS saat ini sudah mengarah untuk mencapai target yang ditetapkan Fed yaitu sebesar 2 persen. Meskipun demikian ada juga petinggi Fed yang masih ingin mempertahankan suku bunga acuan di level saat ini. Charles Evans kepada Fed Chicago merupakan salah satu yang berharap suku bunga ultra rendah bisa dipertahankan hingga pertengahan tahun 2016 mendatang.

Harga emas spot LLG mengakhiri perdagangannya dengan membukukan pelemahan sebesar 1,2 persen pada posisi penutupan 1.131,70 dollar per troy ons. Hari ini harga emas spot LLG bergerak terbatas, nyaris flat pada posisi 1.132,45 dollar per troy ons.

Analyst Vibiz Research Center pada sesi perdagangan hari ini harga emas spot terpantau masih berpotensi untuk melanjutkan trend pelemahannya meskipun terbatas. Para investor gundah karena mixed-nya sinyal mengenai kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat.

Pada perdagangan hari hari ini harga emas berpotensi mengetes level resistance pada posisi 1.140 dollar per troy ons. Jika berhasil ditembus harga berpotensi melanjutkan kenaikan lagi ke posisi 1.145 dollar. Sedangkan jika terjadi pergerakan retreat harga akan mengetes level support pada posisi 1.125 dollar. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan penurunan ke posisi 1.120 dollar. (vibiznews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.