Harga Emas Makin Murah Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga !

Smeaker.com – Kenaikan suku bunga The Fed ternyata berdampak negatif terhadap harga emas, dengan turun 2 persen pada penutupan perdagangan Jumat dinihari (18/12).

Seperti diberitakan, Bank sentral AS menaikkan kisaran suku bunga acuan sebesar seperempat persentase poin seperti yang diharapkan, pada hari Rabu.

Penurunan harga emas ini merupakan penuruan harga yang paling besar setelah lima bulan terakhir yang diiringi dengan semakin menguatnya dolar AS.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun dengan tajam pada Kamis (17/12).

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari merosot 27,2 dollar AS, atau 2,54 persen, menjadi menetap di 1.049,60 dollar AS per ons.

Langkah The Fed awalnya membuat dolar sedikit lebih rendah dan harga emas menguat. Namun pada Kamis, dollar naik ke tertinggi dua minggu terhadap sekeranjang mata uang utama pada pandangan bahwa langkah bank sentral akan membuat aset AS lebih menarik.

Harga Emas

Harga emas telah merosot 11 persen tahun ini, sebagian besar karena ketidakpastian sekitar waktu kenaikan suku bunga AS.

Dengan meningkatnya suku bungan The Fed serta juga membuat harga emas jatuh, maka hal ini telah mendorng para investor semakin menjauh dari emas dan menuju ke asat-asat lain dengan imbal hasil, mengingat emas tidak mengenakan suku bunga.

Harga emas tertekan setelah posisi dollar AS perkasa pasca keputusan The Fed. Investor emas saat ini tengah memprediksi terjadinya prospek pengetatan kebijakan AS hingga tahun depan.

Apalagi, Pimpinan The Fed Janet Yellen mengatakan suku bunga acuan akan naik secara bertahap tergantung data tenaga kerja dan inflasi.

Sementara itu selain harga emas, ada juga harga logam lainnya yang ikut terpukul akibat dari kenaikan suku bungan The Fed ini.

Harga Paladium turun sebanyak 3,6 persen ke sesi rendah $ 548,25 per ons, sementara harga Perak turun 3,1 persen menjadi $ 13,63 per ons. Harga Platinum turun 4,1 persen dari sesi rendah pada  $ 837 per ons.

Diprediksi oleh para analyst, harga emas masih akan menurun mengingat The Fed akan menaikkan suku bungannya secara bertahap. (smeaker.com)(dk)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.