Harga emas naik didorong instabilitas politik di Ukraina

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Kamis (Jumat pagi WIB), seiring meningkatnya ketegangan di Ukraina dan meningkatkan daya tarik dari “safe-haven” emas.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 3,8 dolar AS atau 0,29 persen, menjadi ditutup di 1.331,8 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Data ekonomi yang dirilis Kamis juga mendukung emas. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa klaim pengangguran awal naik 14.000 ke penyesuaian musiman 348.000 dalam pekan yang berakhir 22 Februari, mengalahkan ekspektasi ekonom sebesar 335.000. Sementara itu, pesanan barang tahan lama AS turun satu persen pada Januari.

Kesaksian Ketua Federal Reserve Janet Yellen di Kongres tidak menawarkan kejutan sama sekali kepada para investor. Dia menegaskan kembali bahwa dia memperkirakan ekonomi akan terus meningkat pada tahun ini, memberikan Thde Fed kelonggaran untuk mengurangi program stimulus pembelian obligasinya.

Perak untuk pengiriman Mei naik 6,3 sen atau 0,3 persen menjadi ditutup pada 21,352 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 24,3 dolar AS atau 1,7 persen menjadi ditutup pada 1.453,4 dolar AS per ounce.

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.