Harga Emas Naik Didorong Ketegangan Geopolitik di Ukraina

New York – Harga emas dunia mencatat kenaikan usai mengalami penurunan selama dua hari didorong tanda-tanda ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina yang melukaikepercayaan ekonomi di ekonomi zona euro.

Melansir laman Reuters, Rabu (13/8/2014), harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 10 sen menjadi US$ 1.310,60 per ounce. Harga emas di pasar Spot naik 0,1 persen menjadi US$ 1.309 per ounce.

Moral analis dan investor di Jerman yang merupakan negara dengan pereonomian ekonomi terbesar Eropajatuh pada bulan Agustus ke level terendah dalam lebih dari satu tahun setengah karena krisisdi Ukraina mengambil korban, menurut survei bulanan ZEW.

Emas meraup keuntungan sedikit juga karena penguatan dolar terhadap euro imbas dari sentimenlaporan Jerman, di mana bursa saham AS ikut tergelincir karena ketidakpastian kondisi Ukraina dan Timur TengahSedangkan imbal hasil obligasi Treasury AS naik tipis tetapi tetap mendekati level dalam 14bulan.

Rusia mengatakan konvoi 280 truk telah pergi untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepadaUkrainadi tengah peringatan Barat tentang penggunaan bantuan sebagai alasan untuk invasi.

Harga emas telah naik sekitar 9 persen tahun inisebagian besar dipicu ketegangan antara Barat danRusia atas Ukraina dan kekerasan di Timur TengahLogam mulia ini dipandang sebagai alternatif investasi untuk aset berisiko seperti ekuitas.

Emas selama ini sebagian besar berada pada level US$ 1.280 dan $ 1.325 dalam 30 hari terakhir di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Kecuali kita melihat perubahan besar lain, saya tidak berpikir berita saat ini akan membawa kitauntuk keluar dari kisaran tersebut,” kata analis Mitsubishi Jonathan Butler

(sumber: Liputan6)

(tr)


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.