Harga Emas Naik Terpicu Pelemahan Dolar AS

Liputan6.com, New York : Harga emas kembali berkilau meski tak setinggi sebelumnya, seiring pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan tanda-tanda permintaan fisik dari pembeli Cina.

Harga Spot emas naik 0,6% menjadi US$ 1.244,19 per ounce. Harga emas berjangka AS naik 0,6% menjadi US$ 1.245,50 per ounce.

Data ekonomi AS yang menguat menunjukkan The Fed segera mengakhiri program stimulusnya.Kegiatan pasar juga sepi karena pasar keuangan AS tutup pada Kamis untuk liburan Thanksgiving.

“Cerita untuk emas tetap hampir sama dan kali ini didorong dolar dan data AS, ” kata Analis VTB Capital Andrey Kryuchenkov melansir Reuters.

Indeks dolar turun 0,2% terhadap mata uang lainnnya setelah kenaikan dari data AS sebagian besar positif. Klaim pengangguran AS tak terduga turun minggu lalu dan menurut Thomson Reuters / University of Michigan kepercayaan konsumen dan November meningkat.

Data ekonomi yang kuat bisa mendorong the Fed untuk memotong kembali stimulus pembelian obligasi senilai US$ 85 miliar, yang telah mendukung emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi selama beberapa tahun terakhir.

China, yang diperkirakan akan menyalip India sebagai konsumen terbesar logam tahun ini, telah melihat memesan emas pekan ini karena harga yang lebih rendah. (Liputan6.com)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.