Harga Emas Nantikan Pidato Gubernur ECB

Jakarta – Hingga siang ini, harga emas hanya menguat tipis US$0,60 per troy ounce. Arah berikutnya, tergantung pada arah moneter dari pidato Gubernur ECB Mario Draghi.

Berdasarkan data yang dilansir Cnbc.com, pada perdagangan Kamis (24/4/2014) hingga pukul 13.57 WIB harga emas internasional ditransaksikan menguat tipos US$0,60 (0,05%) ke posisi US$1.285,2 per troy ounce.

Ariston Tjendra, kepala riset Monex Investindo Futures mengatakan, harga emas bergerak sideways sepanjang hari kemarin. “Naik turun mengikuti kekuatan nilai tukar dolar AS,” katanya kepadaINILAHCOM, di Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Dolar AS, lanjut dia, sempat melemah karena data PMI manufaktur Zona Euro lebih bagus dari perkiraan dan menguat kembali karena pasar mewaspadai pidato Mario Draghi (Presiden Bank Sentral Eropa) yang akan berpidato sore ini. “Harga bergerak dalam kisaran sempit antara US$1.280-US$1.288 per troy ounce,” ujarnya.

Hingga siang ini harga bergerak di kisaran US$1.286 per troy ounce. “Bias turun masih terlihat pada pergerakan harga emas hari ini. Namun bila harga emas terlalu lama bergerak sideways di kisaran bawah, bisa membuka peluang untuk reversal,” papar dia.

Kisaran US$1.294 masih menjadi level resisten penting. “Penembusan di atas level ini baru membuka potensi reversal harga emas ke area US$1.300-an. Sementara pergerakan yang stabil di bawah US$1.281 per troy ounce, berpeluang menekan harga kembali ke US$1.277 per troy ounce dan mungkin bisa ke US$1.272 per troy ounce.

Hari ini pasar menunggu pidato Mario Draghi yang bisa mengindikasikan ke mana arah kebijakan European Central Bank (ECB) ke depannya. Indikasi pelonggaran moneter bisa mendorong pelemahan harga emas karena penguatan dollar.

“Data lainnya yang ditunggu pasar adalah data Iklim Bisnis Jerman Ifo, data Durable Goods Orders AS dan data Klaim Tunjangan Pengangguran AS,” imbuhnya.

(sumber: Inilahcom)

(tr)


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.