Harga Emas Tak Lagi Berkilau

VIVA.co.id – Membaiknya pasar saham membuat harga emas tidak lagi berkilau. Penutupan perdagangan Kamis atau Jumat WIB, harga emas ditutup turun 1,57 persen menjadi US$1.075,86 per ons.

Dilansir dari CNBC, Jumat 15 Januari 2016, harga emas berjangka untuk pengiriman Februari ditutup lebih rendah pada US$1.073,60, turun US$13,50.

Logam mulai mencapai harga tertinggi di US$1.112 pada pekan lalu karena volatilitas saham China.

Saham-saham di pasar Eropa turun pada Kamis, namun Wall Street ditutup naik ditopang kenaikan harga saham energi dan harga minyak.

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 2,37 persen menjadi US$13,82 per ons. Paladium naik 0,63 persen menjadi US$489,70 per ons, sementara platinum turun 1,90 persen menjadi US$835.

Emas domestik

Sementara, di pasar domestik, harga emas di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini turun hingga Rp3.000 dari Rp546 ribu per gram menjadi Rp543 ribu per gram.

Sedangkan ntuk pembelian kembali (buyback), harga emas batangan turun Rp6.000 dari Rp486 ribu per gram pada pekan lalu menjadi Rp480 ribu per gram.

Berikut, daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan terkecil hingga terbesar hari ini.

Harga emas lima gram dijual Rp2,570 juta, 10 gram Rp5,090 juta, 25 gram Rp12,650 juta, 50 gram Rp25,250 juta, 100 gram Rp50,450 juta, 250 gram Rp126,000 juta, dan 500 gram Rp251.800 juta.

Sementara itu, harga emas batangan kemasan Natal dua dan lima gram masing-masing dihargai Rp1,071 juta dan Rp2,595 juta.

Untuk harga produk Batik all series, Antam menetapkan harga emas 10 gram senilai Rp5,540 juta dan harga emas 20 gram Rp10,685 juta. Untuk pembelian langsung di kantor Antam, seluruh ukuran emas tersedia. (bisnis.news.viva.co.id)(dk)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.