Harga Emas Terjun ke Level Terendah dalam 6 Tahun

Liputan6.com, New York – Harga emas ditutup melemah ke level terendah dalam enam tahun seiring munculnya kekhawatiran keputusan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed akan mengurangi permintaan logam mulia.

Dilansir dari Wall Street Journal, Jumat (18/12/2015), harga emas untuk pengiriman Februari, kontrak paling aktif diperdagangkan, ditutup turun 2,5 persen menjadi US$ 1.049,60 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Harga tersebut merupakan penutupan terendah sejak Oktober 2009. Sedangkan harga perak untuk pengiriman Maret turun 3,8 persen menjadi US$ 13,703.

The Fed pada Rabu menaikkan suku bunga AS dengan rentang 0,25 persen-0,5 persen. Bank sentral juga memberikan outlook yang relatif optimis terhadap perekonomian terbesar di dunia, meskipun para pejabat The Fed mengatakan mereka berencana untuk menaikkan secara bertahap selama tiga tahun ke depan.

Keputusan The Fed mengakhiri perdebatan panjang tentang apakah ekonomi AS cukup kuat untuk menahan biaya pinjaman yang lebih tinggi.

Harga emas telah jatuh hampir 10 persen tahun ini. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani emas dan membuat emas tidak menarik karena menjadi lebih mahal bagi investor pemegang mata uang selain dolar AS.

Hal ini akan menekan permntaan terhadap emas sehingga akan menekan harga.Kenaikan suku bunga juga membuat emas sulit untuk bersaing dengan aset lain seperti obligasi yang menawarkan bunga. (bisnis.liputan6.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.