Harga Emas Terus Naik Akibat Melemahnya Dolar AS

Liputan6.com, Chicago Harga emas di divisi COMEX New York Mercantile Exchange pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) naik untuk dua sesi berturut-turut ke level tertinggi dalam lebih dari empat bulan terakhir.

Seperti dikutip dari Xinhua (7/3/2014), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik US$ 11,5 atau 0,86% menjadi US$ 1.351,8 per ounce. Data statisik menunjukkan, angka tersebut merupaka nilai tertinggi untuk kontrak emas paling aktif sejak 28 Oktober 2013.

Para analis pasar mengatakan, para pedagang masih menanti sinyal dari Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) terkait penarikan dana stimulusnya. Sementara Presiden Bank Sentral New York William Dudley mengatakan, The Fed tak perlu tergesa-gesa menaikkan suku bunga jangka pendeknya mengingat ekonomi AS masih banyak menghadapi gangguan untuk bertahan pulih.

Sementara itu, Bank Sentral Eropa memutuskan mempertahankan suku bunganya pada Kamis (6/3/2014) waktu setempat. Presiden ECB masih berupaya mengatasi ancaman deflasi yang berpotensi mengurangi kesempatan penarikan dana stimulus dalam waktu dekat. Kondisi tersebut meningkatkan dolar dan menekan nilai tukar dolar AS.

Nilai tukar dolar yang lemah menarik banyak pembeli asing ke pasar emas. (Liputan6) (Dn)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.