Harga emas turun lebih dari dua persen

Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun lebih dari dua persen pada Selasa (Rabu pagi WIB), memberikan kembali keuntungan beberapa hari sebelumnya karena aksi ambil untung.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 27,2 dolar AS atau 2,05 persen menjadi menetap di 1.300,3 dolar AS per ounce, menghapus kenaikan 8,5 dolar AS pada Senin, ketika harga ditutup pada tingkat tertinggi dalam tiga minggu, lapor Xinhua.

Penurunan emas karena aksi ambil untung sebelum liburan Paskah, menurut beberapa analis pasar, mencatat bahwa posisi jangjka panjang yang besar diciptakan pada Senin karena emas berhasil diperdagangkan di atas 1.320 dolar AS per ounce.

Juga kekuatan keseluruhan dalam dolar AS menekan harga logam dalam mata uang dolar. Indeks ICE dolar diperdagangkan lebih tinggi sejauh seminggu ini, setelah menguat pada Senin didukung data penjualan ritel AS yang lebih baik dari perkiraan.

Situasi di timur Ukraina gagal menarik setiap pembelian “safe-haven” untuk emas. Beberapa analis percaya, investor bosan dengan Ukraina. Mungkin akan memakan lebih banyak berita kejam untuk melihat reaksi signifikan yang akan mengakibatkan pelarian ke emas untuk keamanan.

Dewan Emas Dunia (WGC) pada Selasa mengatakan bahwa setelah rekor permintaan emas Tiongkok pada 2013, tahun ini sepertinya akan menjadi tahun konsolidasi. Tetapi permintaan jangka menengah untuk emas batangan dan koin bisa mencapai hampir 500 metrik ton pada 2017, naik hampir 25 persen di atas tingkat rekor tahun lalu.

Perak untuk pengiriman Mei turun 52,1 sen atau 2,60 persen menjadi ditutup pada 19,489 dolar AS per ounce. (Sumber: ANTARA News)

(tr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.