Harga Emas Turun Menjelang Kenaikan Suku Bunga AS

Harga Emas turun pada penutupan perdagangan Selasa dinihari tadi (15/12) menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve AS minggu ini, yang diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga pertama dalam hampir satu dekade.

Harga emas spot turun 0,2 persen menjadi 1,060.03 dollar per troy ons, sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari turun 1,1 persen pada 1,063.40 dollar per troy ons.

Analis memperkirakan harga emas bergerak sideways antara $ 1.000 dan $ 1.100 tahun depan.

The Fed diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan pasca-pertemuan pada hari Rabu.

Harga emas tetap lemah meskipun perputaran kedua dolar jatuh 0,4 persen terhadap sekeranjang mata uang utama, dan minyak mentah AS berbalik setelah mendekati posisi terendah 11-tahun.

BoA Merrill Lynch mengatakan Jumat pihaknya memperkirakan harga emas akan meluncur ke harga $ 950 di awal 2016 karena kenaikan suku bunga AS, demikian juga termasuk Goldman Sachs, memprediksi penurunan di bawah $ 1.000.

Sementara itu, harga perak mencapai terendah sejak Agustus 2009 di $ 13,60 per ons. Sedangkan Harga Paladium naik 0,9 persen menjadi $ 547,10 per ons, sementara harga platinum naik 1 persen pada $ 853,50 per ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas masih berpotensi melemah dengan semakin mendekatnya rencana kenaikan suku bunga AS minggu ini, yang akan semakin meningkatkan dollar AS. Diperkirakan harga emas akan mencoba menembus level Support 1058-1056, dan jika harga kembali menguat akan mencoba menembus level Resistance 1062-1064. (vibiznews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.