Harga Jual Emas Antam Naik Rp1.000, Buyback Rp2.000

JAKARTA – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini naik Rp1.000 per gram setelah kemarin stagnan.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Rabu (25/6/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp550.000 per gram dari sebelumnya Rp549.000 per gram.

Sementara harga beli kembali (buyback) emas perseroan melonjak Rp2.000 menjadi Rp490.000 per gram dari sebelumnya sebesar Rp488.000 per gram.

Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.060.000, dengan harga per gram Rp530.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.572.000 dengan harga Rp524.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.084.000 dengan harga per gram Rp521.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.605.000 dengan harga per gram dihargai Rp521.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.160.000, dengan harga per gram Rp516.000.

Harga emas 25 gram Rp12.825.000 dengan harga per gram Rp513.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.600.000, dengan harga per gram Rp512.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.150.000, dengan harga per gram Rp511.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp127.750.000, dengan harga per gram Rp511.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp255.300.000, dengan harga per gram Rp510.600.

Sementara itu, harga emas global diperdagangkan di bawah level tertinggi dua bulan karena investor khawatir prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) terhadap spekulasi kenaikan logam mulia yang dapat memicu penjualan.

Harga emas batangan untuk pengiriman segera berada di level USD1.316,33 per ons pada pukul 09.44 pagi di Singapura dari sebelumnya USD1.318,29. Harga emas mencapai USD1.325,95 kemarin, tertinggi sejak 15 April. Kontrak berjangka (futures) di Comex untuk pengiriman Agustus turun 0,1% menjadi USD1.320,10 per onS.

Harga emas dipengaruhi ketegangan di Irak. “Meskipun situasi di Irak menegang, harga emas telah berjuang untuk meningkat secara signifikan,” kata Kepala Analis Pasar CMC Markets Ric Spooner seperti dilansir Bloomberg, Rabu (25/6/2014).

Menurut dia, pedagang akan khawatir tentang potensi ambil untung (profit taking) jika momentum kenaikan tidak berlanjut dalam waktu dekat.

sumber: sindonews.com

Share
This entry was posted in Berita Emas and tagged , , , , . Bookmark the permalink.