Harga Jual Emas Antam Stagnan Selama Enam Hari

JAKARTA – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari kedua pekan ini memperpanjang posisi bertahannya sejak Selasa pekan lalu (19/8/2014). Dengan begitu, harga jual emas Antam stagnan selama enam hari perdagangan berturut-turut.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Selasa (26/8/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram masih dibanderol pada harga Rp531.000 per gram. Namun harga beli (buyback) emas perseroan turun Rp1.000 per gram Rp474.000 per gram dibanding sebelumnya di harga Rp475.000 per gram.

Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.022.000, dengan harga per gram Rp511.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.515.000 dengan harga Rp505.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.008.000 dengan harga per gram Rp502.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.510.000 dengan harga per gram dihargai Rp502.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.970.000, dengan harga per gram Rp497.000.

Harga emas 25 gram Rp12.350.000 dengan harga per gram Rp494.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.650.000, dengan harga per gram Rp493.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp49.250.000, dengan harga per gram Rp492.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp123.000.000, dengan harga per gram Rp492.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp245.800.000, dengan harga per gram Rp491.600.

Sementara harga emas global diperdagangkan mendekati level terendah dua bulan dipicu spekulasi bahwa federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga tahun depan, sehingga mengangkat USD dan meredam permintaan pada logam mulia.

Harga emas untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,2% menjadi USD1.274,82 per ons, dan diperdagangkan di harga USD1.276,25 pada pukul 08.18 di Singapura.

Data hari ini kemungkinan menunjukkan pesanan barang tahan lama pada bulan Juli meningkat pada laju tercepat sejak Maret 2011 dan USD naik ke posisi tertinggi 11 bulan terhadap euro, sementara Bank Sentral Eropa keberatan terhadap langkah-langkah tambahan untuk mendukung pertumbuhan.

“Dengan latar belakang data ekonomi AS yang kuat, emas telah terluka, terutama oleh kekuatan USD” kata analis di Yongan Futures Co Yang Xi seperti dilansir Bloomberg, Selasa (26/8/2014).

Logam mulia meningkat 6,3% sepanjang tahun ini karena konflik di Timur Tengah dan Ukraina mendorong permintaan pada aset aman. Emas di Comex untuk pengiriman Desember berada pada USD1.278,10 per ons dari sebelumnya di harga USD1.278,90. (Sumber: sidonews)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.