Harga Minyak Terjun Bebas, Indeks Asia Anjlok

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Analis and Research Monex mengatakan indeks Asia anljok pasca pidato Fed Yellen dan harga minyak yang terjun di bawah 27 dollar per barel.

Euro menguat pada Rabu kemarin dalam sesi perdagangan yang volatile, setelah ketua Federal Reserve Janet Yellen berikan sedikit indikasi pada waktu kenaikan suku bunga selanjutnya dalam testimoni di Capital Hill.

Sementara bursa saham AS berakhir mixed pada hari Rabu di balik testimoni Janet Yellen di depan komite Kongres.

Emas berjangka relatif datar pada hari Rabu, masih di dekat level tertinggi delapan bulan, karena ketua Federal Reserve Janet Yellen menegaskan kembali kondisi saat ini bahwa ekonomi AS kemungkinan akan menjamin untuk kenaikan suku bunga secara bertahap oleh bank sentral AS dalam jangka pendek.

Minyak mentah AS sedikit melemah pada hari Rabu, masih di dekat level terendah 12 tahun, karena investor bereaksi terhadap penurunan tak terduga di dalam cadangan minyak mentah AS pada pekan lalu dan masih berlanjutnya spekulasi bahwa para produsen utama minyak global dapat memangkas output dalam upaya untuk membendung penurunan yang berkepanjangan di harga minyak.

Data ekonomi Kamis (11/2/2016)  ini adalah CPI m/m dari Swiss, Eurogroup Meeting dari zona Euro, NHPI m/m dari Kanada serta Unemployment Claims & Fed Chair Yellen Testifies dari AS. (pontianak.tribunnews.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.