Investor emas menunggu pidato Yellen

SINGAPURA. Harga kontrak emas dunia masih melanjutkan penurunan kemarin pada siang hari ini (23/9). Berdasarkan data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran segera turun sebesar 0,2% menjadi US$ 1.122,03 per troy ounce. Pada pukul 11.51 waktu Singapura, harga kontrak yang sama berada di posisi US$ 1.124,60 per troy ounce.

Jika dikalkulasikan, harga emas sudah terkikis 1,3% dalam dua hari yang berakhir Selasa kemarin. Ini merupakan penurunan dua harian terbesar sejak 3 September lalu.

Harga emas masih tertekan seiring aksi wait and see investor atas pidato Pimpinan the Federal Reserve Janet Yellen untuk mengetahui petunjuk lebih jauh mengenai waktu pelaksanaan kenaikan suku bunga AS.

Yellen dijadwalkan akan berpidato pada Kamis (24/9) di Amherst, Massachusetts, dengan tema “Dinamika Inflasi dan Kebijakan Moneter”. Sayangnya, Yellen tidak akan menerima pertanyaan apapun. Sehingga, semua keputusan akan diserahkan kepada Yellen apakah dirinya akan memberikan petunjuk kepada pasar mengenai suku bunga acuan atau tidak.

“Aksi jual yang kita lihat pada pasar komoditas menunjukkan bahwa akan ada sejumlah dukungan,” jelas Daniel Hynes, senior commodity strategist Australia & New Zealand Banking Group Ltd di Sydney.

Sementara, menurut Manpreet Gill, head of fixed income, currency and commodities investment strategy Standard Chartered Plc, aset tertentu seperti emas masih terbilang mahal dan secara fundamental akan tertekan jika suku bunga AS dinaikkan dan dollar masih menguat. (kontan.co.id)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.