Janet Yellen Penentu Arah Harga Emas

INILAHCOM, Jakarta – Harga emas alami penurunan tajam semalam seiring positifnya data penjualan rumah AS. Arah berikutnya sangat tergantung pada testimoni Gubernur The Fed Janet Yellen nanti malam.

Berdasarkan data yang dilansir cnbc.com, pada perdagangan Kamis (27/2/2014) hingga pukul 12.41 WIB, harga emas internasional ditransaksikan menguat tipis sebesar US$0,10 (0,01%) ke posisi US$1.328,1 per troy ounce.

Ariston Tjendra, kepala riset Monex Investindo Futures mengatakan, harga emas mengalami penurunan dalam semalam seiring positifnya data penjualan rumah baru AS. “Angkanya mencapai level tertinggi selama 5,5 tahun,” katanya kepada INILAHCOM, di Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Selain itu, harga emas juga tertekan seiring kehati-hatian pelaku pasar menjelang testimoni Gubernur The Fed Janet Yellen di hadapan Senat AS malam ini. “Tekanan turun mungkin bisa berlanjut hari ini dengan potensi jual di dekat garis downtrend dan resistance, US$1.330-1.331 dengan potensi target ke area US$1.322 per troy ounce,” tuturnya.

Di bawah US$1.322 per troy ounce, kata dia, harga berpotensi melemah lebih dalam ke area US$1.314 per troy ounce. “Sementara penguatan di atas resisten US$1.331 per troy ounce, membuka penguatan lanjutan ke area US$1.338 per troy ounce,” ucapnya.

Hari ini, lanjut dia, selain testimoni Janet Yellen, data ekonomi penting AS lain yang akan dirilis adalah data Durable Goods Orders (Pesanan Barang Tahan Lama) dan Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan.

“Bagusnya kedua data ini bisa menekan harga emas. Namun fokus utama pada testimoni Yellen. Bila beliau menekankan pengetatan moneter ke depannya, harga emas bisa tertekan dalam,” imbuh Ariston. (inilah.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.