Ketegangan Rusia-Ukraina Angkat Harga Emas

VIVAnews – Harga emas pulih dari kerugian awal dan bergerak lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin waktu New York. Pelaku pasar merespons kebuntuan penyelesaian krisis di Ukraina yang mengimbangi tekanan pekan lalu, akibat data tenaga kerja Amerika Serikat yang kuat dan pelemahan harga komoditas lain setelah penurunan tajam ekspor China.
Dikutip dari laman Reuters, Selasa 11 Maret 2014, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa posisi Rusia di Ukraina ditentang Barat, dan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, menolak undangan untuk mengunjungi Rusia guna pembicaraan lebih lanjut.
Sebelumnya, kantor berita Rusia, Interfax, yang mengutip komandan pangkalan Ukraina mengatakan bahwa tentara Rusia melepaskan tembakan selama pengambilalihan pos militer Ukraina di Crimea.
Peristiwa itu diduga ikut memicu harga emas di pasar spot naik 0,2 persen pada posisi US$1.342,60 per ounce. Sementara itu, harga emas di pasar berjangka AS untuk pengiriman April, naik US$4,70 per ounce menjadi US$1.342,90.
“Kelemahan pasar saham dan kekuatan emas tampaknya merespons kembali berita dari memanasnya Crimea,” kata Kepala Riset Komoditas di Saxo Bank, Ole Hansen. “Ini menyoroti kegelisahan tentang apa yang bisa terjadi,” tambahnya.
Pasar Domestik
Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini bergerak positif.
Harga emas batangan Antam dijual Rp547.000 untuk ukuran satu gram atau menguat Rp2.000 dibandingkan pada level Rp545.000 pada perdagangan Senin 10 Maret 2014.
Emas ukuran 5 gram juga dilepas dengan harga Rp2.590.000, ukuran 10 gram Rp5.130.000, ukuran 25 gram Rp12.750.000, ukuran 50 gram Rp25.450.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp50.850.000.
Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp127.000.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp253.800.000.
Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini pun dipatok pada level Rp487.000 per gram atau naik Rp2.000 dibandingkan Rp485.000 per gram pada perdagangan sebelumnya.
sumber: vivanews


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.