MACD Tunjukkan Penurunan Harga Emas -Inilah.com-

INILAH.COM, Jakarta –Kemarin, harga emas menguat ke level US$1.350 per troy ounce. Namun, siang ini logam mulia tersebut kembali melemah. Indikator MACD menunjukkan hal tersebut. Seperti apa?

Berdasarkan data yang dilansir cnbc.com, pada perdagangan Jumat (25/10/2013) hingga pukul 13.10 WIB, harga emas internasional ditransaksikan melemah sebesar US$7,5 (0,56%) ke posisi US$1.342,8 per troy ounce.

Ariston Tjendra, kepala riset Monex Investindo Futures mengatakan, harga emas menguat ke area US$1.350 kemarin. Kenaikan tersebut berkat data klaim tunjangan pengangguran AS yang kembali lebih buruk dibandingkan ekspektasi pasar.

Buruknya data tersebut, kata dia, menguatkan sentimen No Tapering pada rapat bank sentral AS akhir bulan ini. “Secara keseluruhan, memang tekanan masih menguat untuk emas,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Namun demikian, Ariston menggarisbawahi, bila melihat indikator Moving Average Convergence-Divergence (MACD) pada grafik 1 jam dan 4 jam terlihat pola divergence dengan harga. “Harga menguat tapi indikator MACD menurun,” timpal dia.

Hal itu, lanjut dia, mengindikasikan perubahan arah turun bisa terjadi dalam waktu dekat. “Tapi tekanan turun membutuhkan konfirmasi penembusan level support terdekat di sekitar US$1.337 dengan potensi target ke area US$1.329 per troy ounce,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Ariston, penguatan lanjutan mendekati area US$1.360 membutuhkan konfirmasi penembusan level resistance di US$1.353 per troy ounce.

Hari ini, kata dia, beberapa data yang bisa menjadi market mover adalah data Ifo bisnis Jerman, data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III-2013 Inggris dan data pesanan barang tahan lama AS. (Inilah.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.