Pasar Saham Eropa Jatuh, Harga Emas Dunia Melonjak

VIVAnews – Harga emas acuan dunia berakhir menguat mendekati puncak tertinggi dalam dua bulan pada penutupan perdagangan Selasa di Bursa New York, Amerika Serikat.

Dilansir CNBC yang dikutip dari Reuters, Rabu 25 Juni 2014, penurunan pasar saham Eropa setelah keluarnya laporan data ekonomi Jerman yang tidak memuaskan pasar, mendukung daya tarik logam mulia sebagai safe-haven.

Harga emas di pasar spot menguat menjadi US$1.320 per ounce. Sementara itu, harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Agustus ditutup naik US$2,90 ke level US$1.321,30. 

Selain itu, kenaikan harga emas didorong oleh konflik di Irak yang semakin memanas. Kelompok Sunni bergabung mengambil alih militan Irak di Utara. Pada pekan lalu, harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam 9 bulan terakhir.

Pasar saham Eropa melemah pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat menyusul indeks keyakinan bisnis Jerman jatuh ke level terendah pada tahun ini. 

Pasar domestik

Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini bergerak naik.

Harga emas batangan Antam kini dijual Rp550.000 untuk ukuran 1 gram, atau naik Rp1.000 dibanding level harga perdagangan Rp549.000 per gram pada transaksi Selasa 24 Juni 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.605.000, ukuran 10 gram Rp5.160.000, ukuran 25 gram Rp12.825.000, ukuran 50 gram Rp25.600.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.150.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp127.750.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp255.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini naik Rp2.000 dengan dipatok pada level Rp490.000 per gram.

sumber: viva.co.id

Share
This entry was posted in Berita Emas and tagged , , , . Bookmark the permalink.