Pelemahan Data Manufaktur China Gosok Kilau Emas – Okezone.com

Harga emas global naik karena data manufaktur China yang mengecewakan. Namun, secara keseluruhan kondisi ekonomi global mengalami peningkatan dan membuat the Fed terus memangkas stimulus.

Logam mulia ini diuntungkan serangkaian data yang menunjukkan pabrik aktivitas di China jatuh ke level terendah tujuh bulanan. Bullion akhirnya naik setelah dua hari berturut-turut mengalami kerugian.

“Tidak ada indikator nyata sekarang ke arah ekonomi lebih baik. Keyakinan itu berbalik dan Fed akan tetap memangkas stimulus, sehingga tidak terlalu baik untuk aset fisik safe haven,” kata trader logam di Newedge, Thomas Capalbo, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (21/2/2014).

Emas jenis Spot naik USD12,06 atau 0,9 persen ke USD1.323,31 per troy ons. Emas naik seiring dengan pasar ekuitas AS, dengan Indeks S&P 500 naik sekitar 0,7 persen.

Sementara emas berjangka AS, Comex Gold, untuk pengiriman April turun USD3,50 atau 0,3 persen menjadi USD1.316,90 per troy ons, dengan volume perdagangan sekitar 20 persen di bawah rata-rata 30 hari perdagangan. Lima besar penerima ekspor emas Swiss pada Januari berada di Asia, dengan Hong Kong menjadi tujuan utama bagi pengiriman dari Eropa.

Di antara logam mulia lainnya, perak naik 1,5 persen ke USD21,85 per troy ons. Platinum turun 0,2 persen menjadi USD1.410,60 per troy ons, sedangkan paladium naik 0,3 persen ke USD732,60 per troy ons. (Okezone.com)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.