Penguatan Dolar Redupkan Kilau Emas

SINGAPURA – Harga emas mendekati level terendah dalam tiga bulan terakhir setelah dilanda kekhawatiran akan kenaikan suku bunga dan dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu ketegangan di Ukraina juga masih menjadi sentimen bagi pergerakan emas.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (11/9/2014), spot emas turun ke level USD1.248,96 per ounce. Dolar semakin menguat setelah muncul spekulasi bahwa The fed akan menaikan suku bunga.

Sementara itu, permintaan emas juga dibatasi setelah presiden Ukraina mengatakan bahwa pasukan Rusia sudah pergi sehingga muncul harapan adanya perdamaian dalam ketegangan politik tersebut.

SPDR Gold Trust, yang terbesar di dunia emas dan yang diperdagangkan di bursa mencatat pemasukan 3 ton emas sehingga
jumlah emas menjadi 788,72 ton.

Logam lainnya seperti perak naik 0,21 persen ke USD18,94 per ounce, spot platinum turun 0,07 persen ke USD1.377,75 per ounce, dan spot palladiun naik 0,29 persen ke USD848,75 per ounce. (sumber: okezone)

(Pr)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.